Master Of Civil Engineering

Teknik Sipil dan Perencanaan UII

You are here: Home
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Double Degree Program Magister Teknik Sipil-University of Hawaii
Written by Administrator   
Sunday, 02 August 2015

double degree

Kaliurang (UII News) – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) menerima kunjungan Prof. Dolores Foley dan Dr. Micah fisher dari University of Hawaii at Manoa (UHM) Amerika Serikat, pada senin, 28 Sya’ban 1436 H/15 Juni 2015. Tamu dari university of Hawai at Manoa diterima Dekan FTSP UII, Dr. Ing. Ir. Widodo, M.Sc, Wakil Dekan Setya Winarno, Ph.D., Ketua dan Sekretaris  Program Magister Teknik Sipil, Prof. Ir. Sarwidi, MSCE., Ph.D., I-PU., dan Tuti Sumarningsih, MT., Ketua dan Sekretaris Prodi Teknik Sipil, Miftahul Fauziah, Ph.D., dan Berlian Kushari, M.Eng., serta Prof. Ir. Widodo, M.SCE., Ph.D dan Prof. Ir. Moh. Teguh, MSCE., Ph.D. di Ruang Sidang Dekanat, Gedung Mohammad Natsir, Kampus Terpadu UII.

Pada kunjungan tersebut, pihak FTSP UII menyampaikan terima kasih karena Magister Teknik Sipil UII masih diberi kepercayaan dan kesempatan untuk mengirimkan kembali beberapa mahasiswa ke University of Hawaii at Manoa dalam double degree program. Program itu sebagai implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah ditandatangani oleh kedua pihak serta telah berjalan sejak 2012.

Saat ini konsep double degree program baik untuk tingkat Bachelor maupun Master Degree sudah banyak dijalankan oleh perguruan tinggi di dunia termasuk di Indonesia. Di Indonesia tercatat UII, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (Unbraw) dan beberapa universitas lainnya telah menjalankan program tersebut. Berdasarkan pengalaman, Prof. Ir. Sarwidi, MSCE., Ph.D., I-PU. Mengatakan bahwa untuk memiliki program Internasional  dan double degree itu tidak sederhana karena dibutuhkan persiapan yang matang dan konsep yang jelas, serta harus ada sosialisasi kepada seluruh civitas akademika. Semua komponen mulai dari dosen, pegawai administrasi hingga mahasiswa harus paham dengan detail mengenai double degree program tersebut, sehingga tidak akan muncul persepsi yang berbeda-beda.

Ditambahkannya, double degree program bukanlah exchange program dan bukan pula sandwich program. Dalam konsep double degree program, seorang mahasiswa menempuh pendidikan selama kurun waktu tertentu di perguruan tinggi asal dan melanjutkan ke perguruan tinggi partner selama jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian atau kesepakatan. Selanjutnya mahasiswa tersebut akan mendapatkan gelar ganda dari perguruan tinggi asal dan perguruan tinggi partner. Berbeda dengan exchange program yang hanya mengirim mahasiswa untuk belajar satu sampai dua semester kemudian kembali ke perguruan tinggi asal, sehingga mahasiswa hanya mendapat gelar dari perguruan tinggi asala. Sementara sandwich program konsepnya lebih kurang sama dengan exchange program.

Untuk melaksanakan double degree program harus ada standar bersama antara perguruan tinggi asal dengan perguruan tinggi. Standar yang sama ini tidak hanya dalam bahasa pengantar namun harus pula mencakup metode pembelajaran, kurikulum, konten pelajaran dan kualitas pengajar. Dengan adanya standardisasi elemen-elemen tersebut, maka akan mudah untuk berjalannya double degree.

Dari hasil seleksi yang telah dilaksanakan untuk double degree program, mahasiswa Magister Teknik Sipil FTSP UII yang akan berangkat pada insyaAllah januari 2016, yaitu Jafar, Wisnu Erlangga, A. Helmy Jaelani, Nadia Nor Azila dan Fransiska Dona Arta. 

Last Updated ( Monday, 10 August 2015 )
 
Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2015/2016 Gelombang II
Written by Administrator   
Thursday, 18 June 2015


 Sample Image


 

Last Updated ( Monday, 10 August 2015 )
 
Daftar Nama-nama Calon Mahasiswa PMTS FTSP UII TA 2015/2016 Gelombang I
Written by Administrator   
Wednesday, 17 June 2015


    Setelah diadakan Tes Potensi Akademik, Tes Bahasa Inggris dan Wawanca, Ketua Program Pascasarjana Magister Teknik Sipil FTSP UII menandatangani surat keputusan kaitannya dengan nama-nama calon Mahasiswa yang diterima untuk TA 2015/2016 Gelombang I. Surat tersebut tertera sebagai berikut:

 Sample Image

 Sample Image


 

Last Updated ( Wednesday, 12 August 2015 )
 
Program Pascasarjana Teknik Sipil FTSP UII Ikuti PIT
Written by Administrator   
Thursday, 28 May 2015


 

PIT ke-II        Program Pascasarjana Teknik Sipil FTSP UII turut serta dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Riset Kebencanaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Kebudayaan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Universitas Gadjah Mada. Pertemuan ini diselenggarakan selama 26-28 mei 2015 yang juga merupakan pertemuan  ke-2 setelah pertemuan pertama pada 3 – 5 Juni 2014 silam di Surabaya. Dengan tema yang cukup menarik, “Membangun Kemandirian Industrialisasi dan Teknologi Berbasis Riset Kebencanaan Indonesia”, acara ini mampu menarik antusiasme 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa pascasarjana, dan ahli kebencanaan dari berbagai Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi, praktisi dan lembaga-lembaga lainnya.

Acara yang dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini bertujuan  untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh terhadap bencana. Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek-Kemeristekdikti, Pariatmono dalam sambutannyaSample Image menyampaikan bahwa tema pertemuan ini sangat menarik karena sudah saatnya, Indonesia yang merupakan negara yang rawan bencana, bahkan seringkali disebutkan bahwa Indonesia merupakan supermarket bencana. Untuk menjaga wilayah Indonesia dari berbagai bencana diperlukan peralatan-peralatan deteksi yang jumlahnya ratusan, bahkan ribuan. Hampir sebagian peralatan-peralatan tersebut saat ini merupakan barang-barang impor yang merupakan donor dari negara sahabat. Sudah sewajarnya kalau kita mengupayakan secara inovatif membangun industri peralatan di dalam negeri untuk memproduksi alat-alat tersebut. Upaya membangun industrialisasi peralatan kebencanaan ini memiliki tujuan ganda. Pertama, dan ini yang terpenting, masyarakat kita menjadi terlindungi dari bencana alam. Kedua, inovasi dan industri bangsa ini tumbuh sehingga dapat menggerakkan ekonomi.

Terdapat serangkaian acara dalam pertemuan ini seperti; seminar kaitannya dengan  riset kebencanaan, rewiew blue print riset kebencanaan dan kemandirian industrialisasi riset kebencanaan, dan pendataan anggota IABI, namun disamping itu salah satu acara yang paling menarik perhatian adalah pameran yang tentunya berkaitan dengan riset kebencanaan. Pameran tersebut menjadi sarana bagi setiap peserta untuk memperkenalkan keunggulan dan keahliannya terhadap hasil riset kebencanaan yang telah dilakukan. 

Pada acara pameran tersebut setiap peserta dari masing-masing Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi, praktisi dan lembaga-lembaga lainnya,Sample Image disyaratkan untuk memberikan nama pada booth (stan)nya, sebagai ciri atau khasan riset masing-masing. Program PTS FTSP UII sendiri menamakan booth-nya dengan “PRB Gempabumi UII (Universitas Islam Indonesia)”. Keberadaan booth ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi tentang bagaimana bersahabat dengan bencana khususnya kegempaan. Mengetahui karakteristik, memprediksi kapan terjadi, dan memahami bangunan tahan gempa adalah beberapa dari komponennya. Disamping itu juga untuk memperkenalkan diri sebagai program yang memiliki kualitas dan integritas yang baik dalam mencetak lulusan khususnya dalam hal ini untuk konsentrasi RGMB (Rekayasa Kegempaan dan Manajemen Kebencanaan).

 Sumber gambar: 1.http://www.ristek.go.id/, 2. www.krjogja.com

                                     


Last Updated ( Monday, 10 August 2015 )
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 21 - 24 of 24