Posts

PMTS UII Adakan Workshop Penulisan Tesis, Tekankan Resiko Plagiasi

Tesis merupakan karya akhir mahasiswa berupa penelitian untuk melengkapi salah satu persyaratan untuk mendapatkan gelar magister. Dalam upaya mendukung misi PMTS UII guna menghasilkan lulusan tepat waktu studi, maka diadakan workshop berkaitan dengan penulisan tesis dengan tema “Kiat-Kiat Sukses Dalam Mengerjakan Tesis. Bertempat di Ruang Kuliah Utama (BII-1) pada Sabtu, (2/3), acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Magister Teknik Sipil UII Tahun Akademik 2017 dan 2018.

Acara dibuka dengan sambutan dekan FTSP UII, Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D. Dalam sambutannya, Miftah menegaskan bahwa tesis bukanlah merupakan hal yang sulit apabila ada kemauan untuk mengerjakan.

Workshop diisi oleh Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D., Guru Besar UGM sekaligus dosen mata kuliah Metodologi Penelitian dan Statistika Terapan PMTS UII.  Achmad menuturkan bahwa ada beberapa kriteria sebuah tesis dikatakan berkualitas, yaitu tidak mengandung plagiarism, konsisten antar isinya, berkontribusi ke pengetahuan dan tidak ada kesalahan teknis.

Achmad Djunaedi mengatakan, dalam proses pembuatan tesis, tak jarang ditemui plagiasi, padahal plagiasi merupakan suatu pelanggaran berat dan merupakan hal yang fatal dalam penulisan ilmiah.

Dalam hal plagiasi, terkadang seseorang melakukannya dengan sengaja bisa juga tidak sengaja. Seseorang yang melakukannya secara sengaja sudah pantas dikenakan sanksi. Bagi yang tidak sengaja, mungkin karena tidak paham tentang seluk beluk plagiat, antara lain tidak tahu cara mengutip secara tepat dan memadai. Setiap karya ilmiah dianggap dapat diajukan untuk memperoleh angka kredit, maka harus bukan karya orang lain yang diaku, juga tidak boleh karya (sendiri) yang sama diajukan dua kali (self-plagiarism)” ujar Achmad Djunaedi.

Achmad Djunaedi menekankan resiko plagiasi sebagaimana yang tercantum dalam Permendiknas no. 17 tahun 2010 bahwa mahasiswa yang terbukti melakukan plagiasi bisa memperoleh sanksi berupa teguran maupun peringatan tertulis bahkan pencabutan gelar akademis tergantung tingkat plagiasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat megedukasi mahasiswa PMTS UII mengenai plagiasi dan kiat-kiat dalam mengerjakan tesis, sehingga dapat menyusun tesis dengan baik sesuai dengan standar penulisan dan dapat menyelesaikan tesis dengan tepat waktu.

Institut Teknologi Nasional Malang Tertarik Studi Banding Ke Program Magister Teknik Sipil UII

Program Magister Teknik Sipil (PMTS) UII menerima kunjungan dari Universitas Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam rangka studi banding terkait kurikulum Magister Teknik Sipil UII. Dalam kunjungan ini, 2 orang wakil dari ITN,  Sekretaris Program Studi Teknik Sipil S2 ITN, Maranatha W., ST., MMT., Ph.D. dan Dosen Tetap S2 Teknik Sipil ITN, Dr. Ir. Lies K. Wulandari, MT., diterima Ketua Jurusan Teknik Sipil UII, Prof. Ir. Widodo, MSCE., Ph.D. serta Dekan Fakultas Teknologi dan Perencanaan UII, Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D., di Ruang Kuliah Program Magister Teknik Sipil UII , pada Rabu (17/1).

Studi banding ini  menjadi salah satu acuan untuk mendapatkan berbagai informasi yang relevan sebagai referensi dan konsultasi serta diskusi kurikulum magister teknik sipil dalam rangka penyusunan Kurikulum Program Studi Teknik Sipil S2 ITN Periode 2019-2024. Dalam pertemuan, juga banyak didiskusikan mengenai Program Double Degree pada Program Magister Teknik Sipil UII.

Widodo menyampaikan bahwa  Program Double Degree antara PMTS FTSP UII dan Department of  Urban and Regional Planning (DURP), Universty of Hawaii at Manoa (UHM), Amerika Serikat bukan merupakan hal yang mudah. Perlu proses yang panjang dan waktu yang cukup lama agar hal tersebut dapat terwujud.

Sebagaimana diketahui, Program Double Degree antara PMTS FTSP UII dan Department of Urban and Regional Planning (DURP), Universty of Hawaii at Manoa (UHM), Amerika Serikat telah dimulai sejak tahun 2012. Program ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understaning (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah ditandatangani kedua pihak. Mahasiswa yang dapat menyelesaikan Program Double Degree akan mendapatkan 2 (dua) ijazah dan 2 (dua) gelar, yaitu Magister Teknik (M.T.) dan Master of Urban and Regional Planning (MURP).

Di akhir kunjungan, kedua tamu menyempatkan waktunya bekeliling dan melihat-lihat area kampus dan laboratorium-laboratorium yang ada di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII .