Konsentrasi

1.  MANAJEMEN KONSTRUKSI (MK)

Konsentrasi Manajemen Konstruksi (MK) didirikan untuk merespon tuntutan masyarakat yang semakin membutuhkan tenaga-tenaga akademik dan profesional dalam bidang pelaksanaan pembangunan konstruksi. Pembangunan konstruksi sudah pasti memerlukan tenaga-tenaga teknik yang berkualitas dan profesional serta memiliki etika moral yang luhur, bermental ulet, serta berpikiran analitis dan kreatif, sebagaimana rumusan kompetensi lulusan pada Konsentrasi Manajemen Konstruksi.

2. TEKNIK STRUKTUR (TS)

Konsentrasi Teknik Struktur (TS) berhubungan erat dengan analisis dan disain bangunan tahan gempa mengingat Indonesia adalah salah satu negara yang sangat rawan bahaya gempa bumi. Bukti-bukti pada kejadian gempa menunjukkan bahwa sebagian besar kerusakan struktur bangunan diakibatkan oleh human error, mulai dari kesalahan dalam disain maupun kesalahan pelaksanaan. Rumusan kompetensi Teknik Struktur adalah: “Lulusan yang mempunyai wawasan, etika dan kompetensi akademik dan praktikal yang unggul dalam analisis, desain dan pelaksanaan Bangunan Tahan Gempa”.

3.   MANAJEMEN REKAYASA KEGEMPAAN (MRK)

Konsentrasi Manajemen Rekayasa Kegempaan (MRK) didirikan untuk merespon kejadian bencana alam yang cenderung meningkat, di Indonesia. Peningkatan kejadian bencana alam terjadi baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk merespon hal ini maka didirikanlah Konsentrasi Manajemen Rekayasa Kegempaan (MRK) di PMTS FTSP UII. Rumusan selengkapnya kompetensi lulusan MRK adalah: Lulusan yang mempunyai wawasan, kepribadian, kompetensi akademik dan praktikal yang unggul dalam mengelola bencana khususnya dalam bidang kegempaan”.
 

 4. PERENCANAAN & TEKNIK TRANSPORTASI (PTT)

Konsentrasi Perencanaan dan Teknik Transportasi didirikan untuk menjawab masalah transportasi di Indonesia yang semakin rumit. Hal ini disebabkan pertumbuhan kendaraan yang sangat tinggi sedangkan prasarana tidak mencukupi atau tidak memadai. Jaringan jalan yang ada atau sedang dibangun tidak sesuai dengan tata guna lahan yang ada atau yang sedang direncanakan. Selain itu, penanganan permasalahan transportasi juga belum profesional karena sangat kurangnya Sumber Daya Manusia di bidang transportasi. Kompetensi Lulusan Teknik Transportasi adalah lulusan yang mempunyai wawasan yang berkepribadian, dapat bekerjasama dengan disiplin ilmu lain dalam menyelesaikan masalah transportasi, dan mampu melakukan penelitian terutama untuk pengembangan ilmu dan inovasi baru di bidang Teknik Sipil Transportasi.
 
 
5. MANAJEMEN TRANSPORTASI
Konsentrasi Manajemen Transportasi didirikan karena masalah transportasi terutama yang berkaitan dengan kemacetan, polusi udara, perubahan tata guna lahan, dan pertumbuhan kendaraan yang semakin meningkat bahkan melewati batas toleransi belum tertangani dengan baik. Salah satu penyebabnya adalah sangat kurangnya sumber daya manusia terutama yang berkaitan dengan keahlian mengelola komponen-komponen transportasi hingga membentuk sistem yang berdaya guna. Kompetensi lulusan Manajemen Transportasi adalah lulusan yang mempunyai  kompetensi wawasan yang berkepribadian, mampu mengelola komponen-komponen transportasi, dapat bekerja sama dengan disiplin ilmu lain, dan mampu melakukan penelitian yang berorientasi untuk pengembangan ilmu dan inovasi baru terutama di bidang manajerial transportasi.